Aplikasi Visa Inggris

Ini cerita tentang pengurusan visa ke UK, yang ketiga kali. Untuk kunjungan pertama, tahun 1995 (wow), ada pihak2 yang berbaik hati menguruskan visaku. Dan untuk kunjungan kedua (2000), aku dapat backing dari British Council, jadi bisa dapat visa gratis dan mudah, biarpun tetap harus dicereweti petugas di balik loket kaca di konsulat UK di Jakarta. Untuk kunjungan ketiga ini, aku harus mengurusi sendiri. Tapi aku beruntung :). Pun tahun 2000 menunjukkan atmosfir yang berbeda dengan tahun 1995. Mudah2an bukan saja karena sejak 1997 Partai Buruh mengambil alih administrasi dari Partai Konservatif, tetapi karena UK merasa perlu menampilkan diri lebih ramah dan empatik ke dunia baru. Gerbang imigrasi yang di tahun 1995 tampak angker, di tahun 2000 berkesan amat...

Kereta dan Bus di Inggris

Dua site penting untuk melakukan rencana perjalanan darat di Inggris: National Rail. Di sini kita dapat melihat dan membandingkan jadwal terpadu perjalanan kereta antar kota di Inggris, walaupun mereka tersusun dari berbagai operator kereta yang berbeda. Sungguh beradab. National Express. Untuk perjalanan menggunakan coach. Oh ya, sambil mulai melihat2 kota2 yang bakal disinggahi di Wikipedia: London Thirsk York Coventry Birmingham Cardiff Dari Wikipedia ini, dapat mulai dibayangkan besar sebuah kota, kondisi lingkungannya (cuaca, suhu), penduduk dan bahasanya (Inggris, Wales, dialek), dan tempat-tempat yang menarik dikunjungi. Maka dapat mulai dirancang juga lama kita tinggal di kota itu: perlu menginap atau sekedar...

Thirsk or Bust

Some days ago, the prominent blogger Iman Brotoseno suddenly asked me whether I have an interest of flying to London. A crazy question. I almost considered nothing before answering with only one word: Deal. In the following correspondence, Iman told me the T&C. Air Asia will pay the flight ticket for me, and only the ticket. I will have to pay all the taxes, the accomodation, visa application, and anything else. I must also plan the travel, and I will have to blog it, with a link to Air Asia. I might go with a partner, but the partner I chose must be a non-newbie blogger, who must also report on blog. Coincidentally, my partner is a long-time blogger too. Here we go! It needed days before I could actually get  the ticket from Kualalumpur to London Stansted...

Cebu – Mactan

Cebu – Mactan

Kali ini aku cerita tentang Mactan dan Cebu dari sisi yang lain :). Dua tahun ini aku cukup banyak melakukan travelling, baik buat Telkom, IEEE, atau lainnya. Jadi jalan2 gitu kayak udah nggak pakai persiapan lagi. Beli tiket pun dilakukan dalam beberapa menit, sambil break di Gegerkalong, ditungguin Dave, yang heran lihat di Indonesia ada Mastercard dari Royal Bank of Scotland. Abis itu, ada beberapa perjalanan lagi, bikin aku bener2 nggak sempat mempersiapkan perjalanan ke negeri yang ajaib ini. Perjalanan dimulai pukul 00.30, dari Soekarno Hatta, dengan Cebu Pacific Air. Aku pikir jarang orang berangkat semalam itu, jadi aku santai aja. Tapi Mas Ary agak nervous, dan minta berangkat dipercepat. Jadi pukul 22.30 kami sudah di Soekarno Hatta. Antrian pendek dan...