Tiket Jakarta – Kualalumpur

First thing first? Nah. First thing last :). Setelah tiket dari Malaysia ke UK dan tiket di dalam UK terbeli semua, akhirnya hari ini aku dapat tiket dari Jakarta ke Kualalumpur. Perjuangan memperoleh tiket ini tidak berat, tapi lucu.

Dari Maverick, aku dapat sebuah amplop berisi surat pengantar untuk menghubungi Air Asia X, plus sebuah voucher merah. Surat pengantar ditujukan untuk memperoleh tiket KL – London. Aku coba menghubungi alamat mail yang tertera di dalamnya. Setelah beberapa hari tak ada jawaban, aku coba bertelefon ke KL di sebuah Jumat. Weekend itu juga, tiket sudah diuruskan. Tapi baru bisa jadi tiket setelah aku melakukan pembayaran pajak-pajak bandara, baik KL maupun Stansted.  Maka visa dll mulai bisa diurus.

Tapi voucher merah memiliki cerita lebih panjang. Pihak Air Asia mengirimkan request ke sektor / divisi lain. Tak berjawab. Lalu resend. Deja vu, haha. Tak juga berjawab. Namun kali ini aku tak punya nomor telefon buat dihubungi. Karena waktu semakin dekat, aku mulai menelefon customer care Air Asia Indonesia. Dia tak paham. Tapi dia menyuruhku mendatangi salah satu sales office untuk melihat voucher itu. Aku ke Duta Merlin. Di sana seorang Mas heran menerima voucherku. Tapi aku terpaksa kagum pada budaya service excellence dari pekerja Air Asia. Si Mas dengan gigih mengkontak berbagai kantor: sales centre, dll. Lalu menuliskan apa pun yang ada di voucherku melalui layar YM. Menunggu. Sayangnya kegigihan ini tak membuahkan hasil. Dia menyebutkan bahwa tampaknya voucher harus diproses di Malaysia. Tapi aku boleh mencoba datang ke sales centre di Terminal 3 of Soekarno-Hatta Airport.

Seharusnya weekend ini aku harus meluangkan diri kabur ke airport. Tapi mendadak keluar ide sinting. Si voucher aku scan, trus aku kirim ke KL. Kali ini seseorang di ujung saja jadi tergerak memproseskan hasil scan itu, dan menyulapnya menjadi tiket. Seperti tiket ke Stansted, aku harus membayar pajak bandara dulu sebelum tiket bisa dikeluarkan. Haha. Tapi akhirnya rangkaian perjalanan jadi cukup lengkap: Jakarta, KL, London, York, Thirsk, York, Coventry, Birmingham, Cardiff, London, KL, Jakarta.

Oh ya. Aku harus tetap membawa voucher asli ke KL. Harus diserahkan ke petugas di sana. Untuk keperluan audit. Haha. Tentu. Bagaimana mempertanggungjawabkan voucher dalam bentuk hasil scan? Auditor belum tentu memberikan approval pada kebaikan hati.

Thank you, Air Asia :)

2 Comments

  1. sigit
    Oct 9, 2010

    halo mas,, numpang nanya, kalau dari jkt ke KL ngurus visa nya di bandara jtk atau KL? trus berapa biayanya? trims

  2. Koen
    Oct 9, 2010

    @Sigit: Kalau untuk wisata dan dalam waktu beberapa hari saja, tidak diperlukan pengurusan dan pembayaran visa di antara negara-negara ASEAN.

Leave a Reply