Haneda

Haneda

Travel blog itu tak mudah buat aku. Selama traveling, aku tak akan banyak membuang waktu untuk mencatat. Apalagi online. Tapi di ujung perjalanan, hutang tulisan (hutang ke diri sendiri) jadi menumpuk :). Dan karena blog bukan travel book, kita tak akan menuliskan seluruh experience kita juga — hanya beberapa highlight. Atau bikin buku sekalian? Wkwkwk. Daripada bikin buku jelek, mending gak usah ah :). OK. ini beberapa kesan yang aku coret sedikit dari travel ke Kyoto minggu lalu. Tak seperti traveler beneran, aku tak leluasa memilih waktu perjalanan. Ini adalah business trip tempat aku harus mempersiapkan laporan dan memberikan presentasi di tempat dan waktu yang sudah dijadwalkan. Jadi aku tak bebas memilih musim terbaik atau tarif termurah. Tak keduanya...

Tokyo E Iki Mas

Tokyo E Iki Mas

Weekend. Dan Kyoto station menampilkan wajah yang berbeda: tak terlalu banyak lagi gegas langkah2 panjang. Dengan langkah ringan aku memasuki ruang JR ticket sales untuk perjalanan ke Tokyo. Bercita2 melihat lagi Fujiyama, aku coba pesan reserved seat di posisi duduk dekat jendela kiri. Tapi posisi menarik itu telah penuh dipesan :). Jadi aku ambil tiket non-reservation yang lebih murah. Tiket seharga ¥12700 dicetak. Huh, semuanya huruf kanji. Arigato gozaimasta. Lincah aku bergerak ringan. Loh, ringan. Sial, luggageku tertinggal di sales desk. Balik lagi, senyum manis lagi, ambil luggage, arigato lagi. Lalu turun. Shinkanzen Hikari hampir masuk. Seorang gentleman agak senior menunjukiku peron khusus non-reservation dengan bahasa Inggris sempurna sekali. Hikari...

Kyoto & Nara

Kyoto & Nara

Negeri2 di Jepang mula2 dipersatukan sebagai federasi yang lemah pada abad ke-6. Baru di abad ke-8, kekaisaran yang kuat terbentuk dengan ibukota di Nara. Pemerintahan Nara harus berbagi kekuatan dengan bangsawan Fujiwara dan agamawan Buddha, sehingga harus berpindah ke Nagaoka selama 10 tahun, lalu akhirnya berpijak di Kyoto. Kaisar beristana di Kyoto selama 1000 tahun. Namun pemerintahan praktis dipegang oleh kekuatan militer samurai yang dipimpin shogun, yang tak selalu berpusat di Kyoto. Kekuasaan shogun terlama adalah dinasti shogun Tokugawa. Ini baru berakhir pada abad ke-19, saat AS memaksa membuka isolasi Jepang, dan shogun yang terkalahkan dijatuhkan sekelompok samurai dalam revolusi yang disebut Restorasi Meiji. Kaisar Mutsuhito yang masih muda...

Kyoto

Kyoto

Bumi bulat itu menarik, membuat banyak hal tak disangka. Di Indonesia, negara di Asia Timur di selatan khatulistiwa, orang mengarah kiblat ke barat agak utara. Tapi di Jepang, negara di Asia Timur, jauh di utara khatulistiwa, arah kiblat juga ke barat agak utara. Tampak tak logis dengan peta dua dimensi, tapi amat logis dilihat di bola dunia :). Hal ini yang terpikir saat aku akhirnya berhasil masuk ke kamarku di Righa Hotel, di tengah kota tua Kyoto, setelah perjalanan panjang via udara dari Jakarta, KL, Tokyo, disusul dengan Shinkanzen ke kota ini. Perjalanan dari Tokyo ke Kyoto menghabiskan sekitar ¥12.000. Tapi cukup menarik, kerna aku jadi sempat melirik Gunung Fuji nan terkenal akan bentuknya yang simetris menjulang itu. Shinkanzen memungkinkan Tokyo-Kyoto...