Kualalumpur and Sepang

Boarding on an Air Asia airplane, usually we’d see a typical scene: the fog wind from the AC slots. Other planes won’t show a similar view. But last Thursday (April 15th), I didn’t see that fog inside the Air Asia X. But I felt tired, so mindlessly I put my little backpack to its storage, then sat in the seat 26K. Warm and humid. I closed my eyes uncomfortably. One minute, five minutes, fifteen minutes. Immediately I recalled the ground crews at that Kualalumpur LCCT, from immigration officers to the officers of who-knows department that successively checked and rechecked all the documents of the passengers too carefully, even with a magnifying glass. Then the passengers had to walk along under the blazing sun to the plane parked in the middle...

Tiket Jakarta – Kualalumpur

First thing first? Nah. First thing last :). Setelah tiket dari Malaysia ke UK dan tiket di dalam UK terbeli semua, akhirnya hari ini aku dapat tiket dari Jakarta ke Kualalumpur. Perjuangan memperoleh tiket ini tidak berat, tapi lucu. Dari Maverick, aku dapat sebuah amplop berisi surat pengantar untuk menghubungi Air Asia X, plus sebuah voucher merah. Surat pengantar ditujukan untuk memperoleh tiket KL РLondon. Aku coba menghubungi alamat mail yang tertera di dalamnya. Setelah beberapa hari tak ada jawaban, aku coba bertelefon ke KL di sebuah Jumat. Weekend itu juga, tiket sudah diuruskan. Tapi baru bisa jadi tiket setelah aku melakukan pembayaran pajak-pajak bandara, baik KL maupun Stansted.  Maka visa dll mulai bisa diurus. Tapi voucher merah memiliki...